Desa Kemlagi
Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto
Fokus Berlebaran, Jangan Lupa Perhatikan Sampah yang Kita Produksi

https://kemlagi-mjkkab.desa.id/ - Hari ini sudah memasuki Lebaran 1447 Hijriyah atau 2026 Masehi hari yang ke 3 (tiga) tentunya sampah sudah menumpuk ditempat sampah rumah kita, apalagi sampai saat ini petugas pengambil sampah yang ada di Desa Kemlagi juga masih berlebaran dan bersilaturrahim ke sanak saudaranya.
Melalui artikel ini Tim mengajak kepada kita semua khususnya warga Desa Kemlagi tetap memperhatikan sampah yang sudah kita produksi khususnya pada momentum lebaran tahun ini. Bagaimanapun sampah yang ada dirumah atau lingkungan, tanpa kita sadari yang memproduksi sampah adalah diri kita sendiri. Oleh karena itu menjadi kewajiban kita untuk mengelola sampah ini dengan baik. Kebersihan adalah sebagian dari iman.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa bahwa kewajiban kita untuk tidak membuang sampah sembarangan bahkan hukumnya haram jika kita buang sampah sembarangan dan membuang barang/sesuatu yang masih ada nilai manfaatnya. Fatwa MUI tersebut bisa dilihat pada (Fatwa MUI Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah Untuk Mencegah Kerusakan Lingkungan dan Fatwa MUI Nomor 6/Munas/VI/2025 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah di Sungai, Danau dan Laut Untuk Mewujudkan Kemaslahatan).
Isu sampah masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas di Indonesia. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), sampah rumah tangga menjadi penyumbang terbesar, yakni lebih dari 50 persen. Komposisinya didominasi sisa makanan sekitar 40 persen dan sampah plastik sekitar 20 persen.Tingginyaa angka tersebut menunjukkan pentingnya perubahan pola pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga. Salah satu pendekatan yang relevan adalah konsep zero waste, yaitu upaya mengurangi, memilah, dan mengolah sampah secara bijak sejak dari sumbernya, termasuk dari dapur.
Apa Itu Prinsip Zero Waste?
Konsep zero waste berangkat dari perubahan cara pandang terhadap sampah. Sampah tidak lagi dianggap sebagai barang buangan semata, melainkan sesuatu yang masih memiliki nilai guna jika dikelola dengan tepat.
Adapun prinsip dasar yang dapat diterapkan di rumah antara lain:
- Mengelola sampah organik secara mandiri
- Memilah sampah sejak dari dapur
- Memanfaatkan kembali bahan yang masih layak guna
- Mengurangi sampah langsung dari sumbernya
- Menjadikan rumah tangga sebagai kunci utama pengelolaan
Manfaat Penerapan Zero Waste
Penerapan zero waste di rumah tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari, di antaranya:
- Lingkungan tempat tinggal menjadi lebih bersih dan sehat
- Mengurangi pencemaran lingkungan
- Menghemat pengeluaran rumah tangga
- Menekan volume sampah harian
- Menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini
Cara Cerdas Mengelola Sampah Dapur
Pengelolaan sampah dapur dapat dilakukan dengan langkah sederhana namun efektif. Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan:
- Kurangi sampah dari proses memasak. Rencanakan menu harian agar bahan makanan tidak terbuang. Simpan sisa makanan dengan benar agar masih layak dikonsumsi keesokan hari.
- Manfaatkan sisa makanan. Sisa makanan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti ayam dan ikan, atau diolah menggunakan maggot.
- Buat eco enzyme. Gunakan kulit buah, gula merah, dan air dengan perbandingan 3:1:10. Simpan dalam wadah tertutup selama tiga bulan untuk menghasilkan cairan serbaguna ramah lingkungan.
- Olah sisa sayur menjadi kaldu. Potongan wortel, seledri, bawang, dan sisa sayur lain dapat disimpan di freezer, lalu direbus menjadi kaldu alami.
- Keringkan sampah organik. Manfaatkan sinar matahari atau alat pengering untuk mengurangi kadar air. Cara ini membantu mengurangi bau dan mempercepat proses pengomposan.
- Manfaatkan buah terlalu matang. Buah yang sudah terlalu matang dapat diolah menjadi jus atau selai. Pastikan membuang bagian yang sudah rusak.
Selain itu, penting untuk tetap memilah sampah berdasarkan jenisnya, yaitu organik, anorganik, dan B3 (bahan berbahaya dan beracun) yang memerlukan penanganan khusus.
Penerapan prinsip zero waste secara konsisten dapat memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya dalam mengurangi volume sampah rumah tangga, tetapi juga dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sumber https://www.detik.com/
Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi



M.rasyid
10 Februari 2026 20:10:04
Lanjut pak Supri semoga RT.03 RW.03 semakin mantap...