Desa Kemlagi
Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto
Gus Dulloh: 10 Keutamaan Silaturrahim

https://kemlagi-mjkkab.desa.id/ - Para ta'mir masjid dan musholla se Desa Kemlagi dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 H atau 2025 M telah menyusun jadwal khatmil Qur'an dan pengajian umum dalam menyambut 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Dan sebagai rangkaian kegiatan terakhir khatmil Qur'an dan pengajian umum atau malam 29 Ramadhan bertempat di Masjid Besar Al-Hidayah Desa Kemlagi.
Kegiatan Malam 29 Ramadhan 1446 H bertepatan dengan tanggal 28 Maret 2025 ta'mir Masjid Besar Al-Hidayah mengundang KH. Sya'dulloh Syarofi (Gus Dulloh) dari Mojokerto, hadir juga pada kegiatan ini Kepala Desa Kemlagi, alim ulama, ta'mir musholla se-Desa Kemlagi serta muslimin-muslimat Desa Kemlagi.
Pada ceramah atau tausiyah-nya KH. Sya'dulloh Syarofi atau lebih akrab disapa dengan Gus Dulloh mengambil tema tentang silaturrahim, hal ini cocok sekali karena sebentar lagi kita akan sampai pada Hari Raya Idul Fitri yang oleh bangsa Indonesia sudah menjadi tradisi pada hari raya ini untuk ber-halal bi halal atau saling bersilaturrahim.
Dalam ceramahnya Gus Dulloh mengutip kitab Bujairimi 'Ala Al-Khatib oleh Syaikh Sulaiman bin Muhammad bin Umar Al Bujairimi Al Syafi’i :
وَفِي صِلَةِ الرَّحِمِ عَشْرُ خِصَالٍ مَحْمُودَةٍ: الْأَوَّلُ: أَنَّ فِيهَا رِضَا اللَّهِ تَعَالَى لِأَنَّهُ أَمَرَ بِصِلَةِ الرَّحِمِ: الثَّانِي: إدْخَالُ السُّرُورِ عَلَيْهِمْ، وَقَدْ وَرَدَ فِي الْخَبَرِ: «إنَّ أَفْضَلَ الْأَعْمَالِ إدْخَالُ السُّرُورِ عَلَى الْمُؤْمِنِ» . الثَّالِثُ: أَنَّ فِيهَا فَرَحَ الْمَلَائِكَةِ لِأَنَّهُمْ يَفْرَحُونَ بِصِلَةِ الرَّحِمِ. الرَّابِعُ: أَنَّ فِيهَا حُسْنَ الثَّنَاءِ مِنْ الْمُسْلِمِينَ عَلَيْهِ. الْخَامِسُ: أَنَّ فِيهَا إدْخَالَ الْهَمِّ عَلَى إبْلِيسَ السَّادِسُ: أَنَّ فِيهَا زِيَادَةً فِي الْعُمْرِ. السَّابِعُ: أَنَّ فِيهَا بَرَكَةً فِي الرِّزْقِ. الثَّامِنُ: أَنَّ فِيهَا سُرُورَ الْأَمْوَاتِ لِأَنَّ الْآبَاءَ وَالْأَجْدَادَ يُسَرُّونَ بِصِلَةِ الْقَرَابَةِ. التَّاسِعُ: أَنَّ فِيهَا زِيَادَةً فِي الْمُرُوءَةِ. الْعَاشِرُ: زِيَادَةُ الْأَجْرِ بَعْدَ مَوْتِهِ لِأَنَّهُمْ يَدْعُونَ لَهُ بَعْدَ مَوْتِهِ كُلَّمَا ذَكَرُوا إحْسَانَهُ
"Di dalam silaturahim ada 10 keutamaan: Pertama, mendapat ridha Allah Swt, sebab Allah telah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk menjalin tali silaturahim. Kedua, membuat bahagia sanak keluarga dan kerabat. hal ini sangat dianjurkan berdasar hadis Nabi Saw; “Sesungguhnya paling utamanya amal perbuatan adalah membuat bahagia kepada orang mukmin”.
Ketiga, membuat bahagia para malaikat karena malaikat sangat suka dengan orang yang menjalin tali silaturahim. Keempat, Melahirkan memori atau ingatan positif dari orang beriman terhadap mereka yang menjalin silaturahim. Kelima, Membuat hati dan pikiran Iblis susah karena mereka menginginkan semangat persaudaraan manusia pecah.
Keenam, menambah berkah umur. Ketujuh, menambah keberkahan rezeki. Kedelapan, membuat bahagia ayah dan kakek yang sudah wafat karena mereka senang jika keturunannya menjaga hubungan tali silaturahim. Kesembilan, menambah muru’ah (kewibawaan). Kesepuluh, menambah pahala setelah mereka yang menjalin silaturahim wafat. karena kerabat kerabat akan menyebut kebaikannya semasa hidup.”
Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi



M.rasyid
10 Februari 2026 20:10:04
Lanjut pak Supri semoga RT.03 RW.03 semakin mantap...