Desa Kemlagi
Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto
Ilmu, Amal, Ikhlas dan Taqwa

https://kemlagi-mjkkab.desa.id/ - Malam 24 bulan Ramadhan 1447 H atau tepatnya hari Jum'at, 13 Maret 2026 ta'mir musholla Al-Fatah, Kemlagi Utara Desa Kemlagi mengadakan kegiatan pengajian umum dan khataman Al-Qur'an dengan menghadirkan penceramah KH. Ahmad Rofi'i Mahfud, SH. I dari Sidoarjo, yang lebih di kenal dengan Gus Eeng.
Acara diawali dengan pembacaan shalawat Nabi yang diiringi oleh grup hadrah adik-adik Kemlagi Utara. Penampilan mereka kali ini merupakan pertama kali diatas panggung, karena grup ini baru saja dibentuk dan malam ini sudah harus mengiringi penceramah jika nantinya dibutuhkan iringan hadrah sewaktu Gus Eeng melantunkan shalawat atau qasidah.
Sebelum acara inti dilaksanakan, MC (abah Woni) mempersilahkan ketua ta'mir kemudian Kepala Desa Kemlagi Bapak Abd. Wahab, SE untuk memberikan sambutan. Pada kesempatan tersebut Kepala Desa Kemlagi juga memberikan bantuan untuk pemeliharaan Musholla Al-Fatah Kemlagi Utara.
Dalam penyampaian ceramahnya Gus Eeng melakukannya dengan bahasa yang ringan dan bahkan sering diselingi guyonan yang membuat jamaah betah untuk mendengarkan ceramah.
Tema ceramah Gus Eeng yang diusung kali ini adalah empat pilar utama dalam Islam yang saling barkaitan yakni ilmu, amal, ikhlas, dan taqwa.
1. Ilmu (Dasar/Fondasi).
Pengertian ilmu adalah pengetahuan tentang hukum, tata cara beribadah, dan pemahaman agama yang benar.
Gus Eeng menyampaikan bahwa gunakan kesempatan untuk beribadah selama nyawa masih menempel di badan. Badan atau tubuh ada harganya jika memiliki ilmu. Karena amal tanpa ilmu berisiko lebih banyak mendatangkan mafsadat (kerusakan) daripada manfaat. Sebab menuntut ilmu adalah ibadah mulia yang harus diniatkan karena Allah SWT.
2. Amal (Penerapan)
Amal adalah tindakan nyata berdasarkan ilmu, baik ibadah mahdhah maupun muamalah.
Gus Eeng mengajak hadirin untuk mengerti bahwa jika sudah mempunyai ilmu, agar ilmunya itu berharga, maka harus diamalkan. Amal adalah wujud iman. Amal yang benar adalah yang sesuai syariat (mengikuti contoh Nabi).
3. Ikhlas (Ruh Amal)
Ikhlas adalah memurnikan niat semata-mata karena Allah SWT, membersihkan amal dari riya (pamer) dan keinginan dipuji manusia. Pentingnya ikhlas adalah syarat diterimanya amal. Amal tanpa ikhlas bagaikan jasad tanpa ruh. Menurut Gus Eeng amal ada harganya jika dijalankan dengan penuh keikhlasan.
4. Taqwa (Tujuan Akhir)
Penuturan Gus Eeng bahwa jika kita sudah melaksanakan ilmu, amal dan ikhlas maka kita akan menjadi orang yang bertaqwa. Taqwa adalah melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.
Masih menurut Gus Eeng hasil taqwa akan terbentuk melalui proses panjang, konsisten (istiqomah) dalam beramal. Serta buah dari taqwa adalah kita akan mendapatkan furqon (mampu membedakan mana yang hak dan mana yang bathil), jalan keluar dari masalah pertolongan, dan keberkahan.
Kesimpulan yang dapat kita ambil dengan sinergi keempat pilar utama dalam Islam ini adalah seseorang menuntut ilmu untuk mengetahui cara beribadah, kemudian beramal sholeh, memastikan amaliyah ikhlas hanya untuk Allah SWT, sehingga melahirkan taqwa yang konsisten (istiqomah). Semoga Allah SWT mengijabahi.
Dikabarkan oleh Tim Pengelolaan Informasi Desa Kemlagi



M.rasyid
10 Februari 2026 20:10:04
Lanjut pak Supri semoga RT.03 RW.03 semakin mantap...