Desa Kemlagi
Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto
Sosialisasi Pendataan Rumah (Housing Queue) Tahun 2025 Kementerian PUPR/PKP di Desa Kemlagi

https://kemlagi-mjkkab.desa.id/ - Seperti kita ketahui bersama bahwa Pemerintahan Prabowo Subianto menargetkan pembangunan tiga juta rumah per tahun, yang difokuskan untuk orang-orang perpenghasilan dibawah Rp. 8 juta per bulan alias yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Melalui program ini Prabowo ingin agar warga, baik yang memiliki penghasilan tetap maupun tidak tetap, agar bisa memiliki tempat tinggal sendiri.
"Pada tahun 2025 ini dilakukan pendataan awal terhadap 13 provinsi (termasuk Jawa Timur) sebagai pilot project. Untuk Provinsi Jawa Timur terdapat dua daerah yakni Surabaya dan Kabupaten Mojokerto. Sementara wilayah yang di data di Kabupaten Mojokerto meliputi Kecamatan Kemlagi, Dawarblandong, Ngoro dan Pungging", ujar Endro Sulistiyono selaku enumerator untuk pendataan housing queue Kementerian PUPR/PKP tahun 2025 di Desa Kemlagi Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto.
Hal tersebut disampaikan oleh Endro Sulistiyono saat Sosialisasi Pendataan Rumah (Housing Queue) Tahun 2025 Kementerian PUPR/PKP di Desa Kemlagi pada hari Minggu, 26 Januari 2025 yang dihadiri oleh Kepala Desa beserta Perangkat Desa, Kelembagaan Desa (BPD, LPM, RT-RW), Babinkamtibmas, dan juga Tokoh Masyarakat serta perwakilan masyarakat lainya termasuk dari unsur pemuda.
Kepala Desa Kemlagi, Abd. Wahab, SE berharap agar bapak/ibu Ketua RT/RW bisa mendampingi atau menunjukan rumah yang akan didata dan karena pendata sudah memulai dari wilayah Kemlagi Timur, maka urutan pendataan dimulai dari wilayah Kemlagi Timur (RW 3) - Kemlagi Selatan (RW 1) - Kemlagi Barat (RW 2) dan terakhir di Kemlagi Utara (RW 4).
"Kegiatan ini dilaksanakan untuk penyusunan data perumahan, membuat sistem integrasi, oleh karena itu hari ini tadi saya memulai dengan 3 (tiga) responden yang ada di Kemlagi Timur yang kebetulan menempati di lahan atau tanah milik pengairan dan mereka berminat terhadap program ini karena mereka sudah memiliki lahan ditempat lain, namun saat ini masih menempati lokasi yang bukan miliknya itu", papar Endro Sulistiyono.
Pada intinya kegiatan ini adalah untuk pemutakhiran atau up-dating terkait dengan minat masyarakat terhadap program pembiayaan perumahan dari Pemerintah untuk pembangunan rumah atau peningkatan kualitas dalam rangka pengurangan deadlock dan angka RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), agar nanti data yang diperoleh lebih valid dan akuntabel. Data yang kita peroleh adalah data dari BKKBN tahun 2021.
Hal terpenting yang perlu dipersiapkan oleh warga yang akan didata adalah KK, KTP, PBB dan juga responden atau warga yang didata akan difoto dan ber-tagging di lokasi. Untuk lebih jelasnya bisa disimak di kanal Youtube Desa Kemlagi dan kanal Facebook Desa Kemlagi.
Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi



M.rasyid
10 Februari 2026 20:10:04
Lanjut pak Supri semoga RT.03 RW.03 semakin mantap...