Desa Kemlagi
Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto
Semoga Rute Mojokerto-Lamongan Via Kemlagi Segera Terwujud

https://kemlagi-mjkkab.desa.id/ - Beberapa tahun yang lalu sekitar tahun 2024 kita mendapatkan kabar bahwa akan ada trayek perintis Damri jurusan Mojokerto-Lamongan via Kemlagi. Tentunya kabar ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat Kemlagi, setelah ditunggu lama ternyata belum ada realisasinya.
Namun beberapa hari terakhir Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim) melempar sinyal bakal mengisi rute angkutan umum Mojokerto - Lamongan via Kemlagi dengan layanan Trans Jatim. Sedianya, trayek ini digadang-gadang untuk angkutan perintis DAMRI program Kementrian Perhubungan yang belakangan batal terlaksana karena berbagai faktor.
Baca juga Harapan Warga Kemlagi Adanya Trans Jatim Jurusan Mojokerto-Lamongan Dapat Lampu Hijau
’’Untuk Mojokerto - Lamongan via Kemlagi atau Mantup nanti akan diisi Trans Jatim,’’ ujar Kepala Dishub Jatim Nyono selepas menghadiri acara di salah-satu hotel di Mojokerto, 7 Juli 2026 lalu.
Ia menjelaskan, rute tersebut kini masuk dalam 10 koridor yang disiapkan Dishub Jatim dalam skema pengembangan jaringan layanan Trans Jatim di kawasan metropolitan Gerbangkertasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan). Dari 10 koridor dalam perencanaan, saat ini baru 7 koridor yang telah direalisasi.
Yakni, Koridor I Sidoarjo - Gresik; Koridor II Mojokerto - Surabaya; Koridor III Mojokerto - Gresik. Kemudian Koridor IV Gresik - Lamongan; Koridor V Surabaya - Bangkalan dan Koridor VI Mojokerto - Sidoarjo.
Praktis, dari tiga koridor tersisa, satu di antaranya telah di-plotting Dishub Jatim untuk Mojokerto - Lamongan via Kemlagi dan Mantup. ’’Jadi (Mojokerto - Lamongan, red) ini masuk waiting list,’’ tegas Nyono.
Perlu diketahui, Juni 2024 lalu, DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim, dan BPTD Wilayah XI Jatim melakukan survei jalur pembukaan angkutan perintis DAMRI Mojokerto - Lamongan. Rute sepanjang 57 kilometer dari Terminal Kertajaya Mojokerto hingga Terminal Lamongan telah ditentukan untuk lintasan armada bus listrik.
Pun begitu dengan 12 titik potensial untuk didirikan shelter atau rambu pemberhentian bus yang tersebar di sepanjang jalur. Rencananya, transportasi umum ini digadang-gadang mengaspal akhir 2025 lalu. Namun, belakangan dipastikan batal terealiasi.
’’Insya Allah nanti setelah penambahan koridor Malang Raya dan Pasuruan selesai, kami akan kembali melengkapi koridor Gerbangkertasusila lagi. Karena memang arahan Ibu Gubernur supaya selesaikan Malang dan Pasuruan dahulu,’’ tukasnya.
Sumber https://radarmojokerto.jawapos.com/
Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi



M.rasyid
10 Februari 2026 20:10:04
Lanjut pak Supri semoga RT.03 RW.03 semakin mantap...